//
archives

dividen

This tag is associated with 1 post

Bagaimana Cara Menghitung Laba per Lembar saham Dasar?

Hitung laba per lembar saham dasar sebagai berikut:

wordpress1

perhitungan ini kemudian dipecah ke laba-rugi dari operasi berkelanjutan yang dapat dikaitkan dengan entitas induk, dan ke total laba rugi yang dapat dikaitkan dengan entitas induk. Anda harus melakukan penyesuaian kedua item ini karena pengaruh saham preferen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas.

juga, masukkan penyesuaian berikut ke pembilang pada perhitungan laba per lembar saham dasar:

  • Deviden. untuk menghitung laba per saham dasar, kurangkan dari laba-rugi pada pembilang jumlah dividen setelah pajak yang diumumkan atas saham preferen nonkumulatif, serta jumlah dividen setelah pajak untuk saham preferen non-kumulatif beserta jumlah setelah pajak dividen atas saham preferen kumulatif, walaupun dividennya ┬ábelum diumumkan, jumlah dividen ini tidak mencangkup jumlah dividen yang telah dibayar atau diumumkan selam apriode berjalan yang berkaitan dengan priode sebelumnya.
  • Saham preferen denga tarif meningkat. saham yang mempunyai dividen preferent dengan diskonto awal yang rendah atau dividen diatas pasar pada priode selanjutnya, disebut sebagai saham preferent dengan tarif meningkat. Jika ada diskonto atau premium awal penerbitan pada saham preferent tersebut, mengamortisasikan diskonto atau premium tersebut dengan menggunakan metode bunga efektif dan masukkan jumlah ini sebagai dividen preferen ketika menghitung leba per saham dasar.
  • Pembelian kembali saham. Jika entitas membeli kembali saham preferen di atas harga pasar, kurangkan kelebihan jumlah yang dibayarkan atas nilai wajar saham itu dari laba-rugi di pembilang pada perhitungan laba per lembar saham dasar.

Juga masukkan penyesuaian berikut ke penyebut pada perhitungan laba per lembar saham dasar:

  • Saham kontingensi. Jika saham dapat diterbitkan secara kontingensi, perlakukan sebagai saham beredar ┬ápada tanggal ketika semua persyaratan yang diperlukan telah dipenuhi. Jika saham dapat ditarik ditarik kembali secara kontingensi, jangan perlakukan mereka sebagai saham beredar sampai waktu saham tersebut tidak dapat ditarik kembali.
  • Tanggal penerbitan. Masukkan saham ke penyebut menurut tanggal ketika kas dapat diterima atas saham yang dijual, ketika dividen diinvestasikan kembali, ketika bunga berhenti untuk bertambah atas instrumen utang yang dapat dikonversi karena sahamnya telah diterbitkan, ketika liabilitas telah diselesaikan dengan ditukar saham, dan ketika pemberian jasa telah dibayar dengan saham. Jika ada instrumen yang dapat dikonversi yang sifatnya wajib, kemudian masukkan saham tersebut ke penyebut menurut tanggal kontrak.
  • Penerbit tanpa perubahan sumber daya. Jika saham diterbitkan tanpa perubahan sumber daya terkait, masukkan ke penyebut menurut tanggal penerbitan. contoh-contoh penerbitan seperti itu adalah dividen saham, pemecaham saham, dan penggabungan saham.
  • Rata-Rata tertimbang lembar saham. Perhitungan rata-rata tertimbang jumlah saham beredar selama priode tertentu dilakukan dalam rangka menyesuaikan jumlah saham yang beredar pada awal periode menyangkut jumlah saham biasa yang dibeli kembali atau diterbitkan selama priode pelaporan itu, yang disesuaikan dengan jumlah hari saham itu beredar dibagi dengan total hari selama periode tersebut.

Panduan IFRS, Steven M. Bragg

Archives

Topik

Time

Calender

October 2014
M T W T F S S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.